MENGGALI POTENSI KAUM MUDA
Seperti dikemukakan dalam setiap kesempatan bahwa hambatan terbesar bagi penerbitan Buletin Paroki adalah karena kurangnya sumber daya dan kurangnya tanggapan umat terhadap penerbitan Buletin. Atas dasar inilah maka Komsos dalam program kerjanya mencoba menggali potensi kaum muda untuk terlibat dalam pelayanan ini, yaitu dengan pelatihan Jurnalistik dan pelatihan Brochasting, untuk pelatihan Jurnalistik telah terlaksana pada tanggal 3 Agustus 2009 bertempat di Aula Gereja Hati tak Bernoda Santa Perawan Maria Boyolali, dan untuk kegiatan pelatihan Brochasting akan dilakukan pada bulan September 2009.
Meskipun yang berminat pada pelatihan Jurnalistik tidak begitu sesuai dengan harapan, karena dari 30 orang yang diharapkan dapat mengikuti pelatihan ini, namun hanya sekitar 20 orang yang dapat hadir, terdiri dari 6 orang berasal dari Paroki Simo dan selebihnya dari Paroki Boyolali, sementara dari Ampel belum dapat berpartisipasi karena mungkin kurangnya informasi.
Dari pelatihan yang dipandu oleh teman teman Komsos Mas Wahyu, Mbak Kristin, Mbak Sisca, Pak Hardono, Mas Bertus, Pak Deo , Pak Jentot, Pak Harjono, dan Ketua bidang pewartaan Ibu YE Probojati menghadirkan nara sumber dari pengasuh Buletin Wani Mandiri yang diterbitkan oleh Perkumpulan Lestari Mandiri Boyolali ( Bapak Narang Srihartomo, SH) , Materi yang disampaikan adalah mengenai Dasar-dasar Jurnalistik khususnya tentang etika jurnalistik dan tehnik menulis berita, untuk menarik para peserta pada bagian pertengahan dari pelatihan di lakukan praktek menulis berita secara berkelompok kemudian didiskusikan, dari kegiatan ini memang sangat menunjukkan bahwa ternyata dari peserta tidak kesulitan dalam menulis berita, semua tulisan yang disampaikan bagus-bagus hanya perlu sedikit perbaikan. Pada bagian akhir dilakukan pemutaran Film karya Garin Nugroho yang tentu akan memberi inspirasi pada peserta untuk melihat realita kehidupan di lingkungan kita.
Bila kita mengikuti kegiatan ini maka ada optimisme bagi kita semua bahwa kita memiliki sumber daya yang berkualitas khususnya untuk penerbitan buletin paroki dan perhatian serta minat dari kaum muda cukup tinggi, dan itulah kiranya yang tergambar dari sambutan bapak Windu Purnomo yang sangat berterima kasih pada para peserta yang memiliki perhatian pada penerbitan buletin, ungkapan itu juga tersirat pada sambutan Romo Herman yang sejak awal memiliki perhatian pada kegiatan ini, menurut Romo Herman “ Ada yang lebih penting dari pengertian dalam jurnalistik yaitu jurnalistik Kristiani yaitu bagaimana kita mewartakan kabar gembira tentang keselamatan dari Yesus Kristus kepada semua orang “ hal ini sangat penting bagi kita agar kaum muda dapat mengembangkan diri menjadi pewarta-pewarta keselamatan kepada umat manusia. Seperti tema yang tertulis pada kaos yang dipakai oleh semua peserta “ OUR NEWS SAVE OUR FAITH “ Kabar kami adalah kabar keselamatan. Itulah yang akan dikembangkan dalam penerbitan buletin paroki.
Hasil dari kegiatan ini maka ada rencana tindak lanjut dengan memberi ruang pada buletin khusus untuk kaum muda dengan rubrik yang akan diberi judul Pojok Kaum Muda, yang bertanggung jawab untuk mengisi adalah kaum muda dalam kordinasi Komsos, dari sini diharapkan ada proses regenerasi yang baik untuk pengembangan Komsos. Kemudian juga realisasi dari pelatihan brochasting yang dari kesepakatan akan meminta bantuan Radio Meta FM, agar acanya dapat lebih menarik dan mengena pada tujuan untuk mengembangkan potensi kaum muda.
Itulah sekilas gambaran Pelatihan Jurnalistik Untuk OMK yang mendapat dukungan dari Keuskupan dan dari Paroki HTB SP Maria Boyolali, juga dari umat ( Sriwijaya ) berupa alat tulis dan dari Timbul Jaya motor yang menyumbang 2 sepanduk, atas , juga dari ibu-ibu dalam Bidang Pewartaan yang telah membantu memperlancar konsumsi, semua diucapkan terima kasih. ( Hasil kegiatan pelatihan jurnalistik )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar